Pelangikita
Showing posts with label rehat. Show all posts
Showing posts with label rehat. Show all posts
Sunday, January 1, 2012
Monday, November 14, 2011
nikah sekampung
Kendy mengatakan kepada temannya, "kita ngga boleh menikah dengan orang sekampung !"
Temannya yang mendengar langsung melotot heran, "lho emangnya kenapa?. Ayah dan ibu saya sekampung, saudara saya juga ada yang menikah dengan orang sekampung."
Kendy menegaskan kembali, "bener lho !"
"Apa alasannya?", temannya bertanya masih dengan keheran-heranan.
Kendy menjawab, " lha iya dong, bagaimana kamu ngasih makannnya, orang sekampung kamu nikahi. Wong satu orang aja ,kamu belum tentu mampu ."
Temannya, "prett".
Temannya yang mendengar langsung melotot heran, "lho emangnya kenapa?. Ayah dan ibu saya sekampung, saudara saya juga ada yang menikah dengan orang sekampung."
Kendy menegaskan kembali, "bener lho !"
"Apa alasannya?", temannya bertanya masih dengan keheran-heranan.
Kendy menjawab, " lha iya dong, bagaimana kamu ngasih makannnya, orang sekampung kamu nikahi. Wong satu orang aja ,kamu belum tentu mampu ."
Temannya, "prett".
Saturday, October 29, 2011
Pencitraan
Seorang petinggi negeri ini berkeliling nusantara, bermaksud menebar pesona kepada rakyat dengan cara membagikan uang dan pangan.
Dengan menggunakan heli, beliau melambai kepada rakyat yang melihat heli sambil memegang perutnya.
Pejabat: pengawal, coba kalian lemparkan sekarung beras dan makanan kepada mereka.
Pengawal: baik pak.
Namun, rakyat malah berteriak-teriak terlihat marah.
Pejabat: pengawal, coba kamu lemparkan satu tas berisi uang. mungkin mereka akan sedikit lebih tenang.
Pengawal: baik, pak.
Sama seperti sebelumnya, keadaan tidak berubah. Rakyat masih berteriak-teriak tetap dengan wajah marah. Dengan bingung pejabat tsb bertanya kepada pengawalnya.
Pejabat: Kenapa ya, mereka masih tetap telihat marah. Padahal beras dan uang sudah kita lempar ke bawah.
Pengawal dengan ragu menjawab: sebenarnya ada lagi yg mereka minta untuk dilempar.
Pejabat: apa itu?
Pengawal: bapak..
Dengan menggunakan heli, beliau melambai kepada rakyat yang melihat heli sambil memegang perutnya.
Pejabat: pengawal, coba kalian lemparkan sekarung beras dan makanan kepada mereka.
Pengawal: baik pak.
Namun, rakyat malah berteriak-teriak terlihat marah.
Pejabat: pengawal, coba kamu lemparkan satu tas berisi uang. mungkin mereka akan sedikit lebih tenang.
Pengawal: baik, pak.
Sama seperti sebelumnya, keadaan tidak berubah. Rakyat masih berteriak-teriak tetap dengan wajah marah. Dengan bingung pejabat tsb bertanya kepada pengawalnya.
Pejabat: Kenapa ya, mereka masih tetap telihat marah. Padahal beras dan uang sudah kita lempar ke bawah.
Pengawal dengan ragu menjawab: sebenarnya ada lagi yg mereka minta untuk dilempar.
Pejabat: apa itu?
Pengawal: bapak..
Subscribe to:
Posts (Atom)
